sedikit jenuh hanya duduk saja dirumah kadang sering berfikir untuk pergi ke suatu tempat yg jauh hanya ada aku, diriku dan saya
Aku hanya butuh waktu untuk diri sendiri saja menghela nafas sejenak tanpa perlu berfikir akan esok hari
Sebenarnya semua orang butuh me time untuk dirinya sendiri
Tpi kadang ke khawatiran akan sesuatu mengalahkan segalanya
Hidup bukan sekedar cinta patah hati atau bekerja tpi Ketika menengok ke suatu tempat yg kita sebut rumah coba Kalian lihat orang tua Kalian betapa kurang waktu Kalian sekarang setelah dewasa selalu disibukan dg cinta pekerjaan bahkan untuk mencium tangan ibuk bapak aja seperti jarang dilakukan
Ya kita hanya sibuk dg kehidupan kita tanpa kita sadari orang tua Kalian jg beranjak menua
Coba ambil waktu untuk diri Kalian Ketika Kalian mendapatkan kritikan entah itu dari orang tua, teman, pacar atau mantan
Pasti kita marah bahkan membenci hal itu, kita selalu menganggap mereka hater padahal mereka hanya meluruskan kekurangan kita apa yg harusnya kita perbaiki tpi kadang kita tidak menyadari bahwa itu adalah tanda cinta mereka pada kita ya Ketika mereka sudah tidak peduli mereka enggan bicara atau menyapa
Itu lebih menyakitkan bukan??????
Bagaimana Jika tuhan yg menegur kita
Hemmm tentu saja kita pasti lebih banyak mendapat hikmah dibalik teguran tersebut
Hidayah dalam Hidup kita tentu akan membuat kita ingat apa yg kita lakukan
Ya coba sesekali renungkan apa yg kita lakukan hari ini dan masa lalu itu sebagai batu loncatan Agar tidak terjatuh lagi Dikesalahan yg sama
:)
#strong #believe #do_it
Senin, 11 Mei 2015
Let it flow
Rabu, 06 Mei 2015
Amor vincit omnia
Pernahkah kau coba menerka...
Apa yang tersembunyi disudut waktu...
Meneguk kerinduan dalam dada...
Mengeja hitam putih dalam hati..
Sebait ini ingin ku ungkap sejuta asa...
Tentang diriku yang berdiri diujung senja...
Tentang harapan yang terbias dalam warna jingga pelangi...
Tentang jiwaku yang terkurung...
Seakan enggan beranjak...
Selama musim berganti...
Sejauh batas pengertian...
Tak izinkan pemilik hati...
Rengkuh kebahagiaan..
Tak pernahkah engkau dapati...
Sorot mataku yang menahan rindu...
Pernah engkau mencoba membaca...
Jerit hati yang terpancar lewat kegelisahan...
Apakah masih ada waktuku...
Melihat ranum pesona rindu...
Tak ingin menyimpan harap...
Bersinggahlah, kala kau gundah...
Bersama kita hirup wanginya embun pagi...
Merasakan hangatnya sinar mentari...
Hanya jika kau masih sendiri...
Sabtu, 02 Mei 2015
Belajar dari chef juna
Ada kecelakaan yang berbuah penderitaan, tetapi ada juga kecelakaan yang meninggalkan kebahagian bahkan kesuksesan. Kecelakaan berbuah kesuksesan itulah yang dialami Chef Juna Rorimpandey. Ketika ia tengah merantau di negeri Paman Sam, Juna sempat menjadi orang yang luntang lantung tanpa kerjaan. Dan satu-satunya tempat yang mau menerima ia bekerja kala itu hanyalah sebuah restoran.
"Karier aku sebagai chef sebenarnya karena kecelakaan. Aku bukan chef yang mengenyam pendidikan tinggi tentang kuliner. Semua pengetahuan aku tentang kuliner dipelajari lewat pengalaman dan coba-coba saja," kata Chef Juna ketika ditemui di sela-sela acara masak bersama Klop-in Ramadanmu Bersama Chef Juna di Pejaten Village, akhir pekan lalu.
Berkaca pada pengalamannya sebagai chef yang hanya dikarenakan faktor "kecelakaan", maka Juna pun tidak pernah pelit untuk berbagi pengalamannya. Siapa saja yang mau belajar untuk menjadi koki yang andal, ia bersedia bantu. Kesan mau membantu itu juga terlihat kala ia dengan sabar memberi contoh dan pengarahan kepada peserta cooking class. Semua peserta yang bertanya, ia ladeni dengan jawaban yang detil.
Bila menelisik jauh akan kesabaran, sebenarnya Juna dahalu bukanlah orang yang seperti sekarang. Di masa mudanya, kala ia merantau di Amerika Serikat, Juna sangat bandel. Ia memandang hidup hanya menjadi tempat melakukan kesenangan.
Sebelum menjadi koki terkenal, cita-cita Juna awalnya adalah menjadi seorang pilot terkemuka. Karena itu ia rela mengejar pendidikan pilot hingga ke Amerika. Namun sayang, ketika tengah mengenyam pendidikan pilot tiba-tiba kondisi keuangan keluarganya kritis. Dampaknya Juna tidak bisa meneruskan sekolah, atau ia harus bekerja untuk mendapatkan uang demi sekolahnya.
Pilihan bekerja pun ia lakoni. Meskipun di awal ia mulai mencari pekerjaan di Amerika sangat sulit. Ditambah lagi, Juna tidak punya uang untuk membeli makanan. Terpaksa Juna mengorek-ngorek tempat sampah di kota Amerika untuk mencari uang recehan. Bila uang receh sudah terkumpul 99 sen dolar Amerika, barulah ia bisa membeli burger. Dan bila tengah beruntung, dari hasil mengorek tempat sampah Juna bisa mengumpulkan 1 dollar 7 sen yang kemudian ia belikan chicken box (nasi dan ayam).
"Kalau mengingat masa-masa dulu, sedih rasanya. Tetapi aku pun merasa beruntung punya pengalaman menyedihkan itu, sehingga sekarang aku bisa menghargai hidup dan karierku," ungkap chef yang baru saja dinobatkan sebagai brand ambassador Klop.
Kisah Juna mengorek tempat sampah untungnya tidak berlangsung lama. Seorang teman kemudian merekomendasikan Juna untuk bekerja di sebuah restoran Jepang di Amerika. Di sana Juna bekerja sebagai pelayan, yang sehari-hari mendapat banyak perintah dari para koki restoran.
12 Menit
Sebuah ujian besar pun pernah diberikan seorang chef pada Juna. Ia diminta untuk mengupas 25 kilogram kentang dalam kurun waktu 15 menit. Hebatnya berkat tekad yang kuat, saat itu Juna mampu menyelesaikan ujiannya dalam waktu 12 menit saja. Sejak itulah, chef di restoran mempercayakan Juna untuk belajar memasak.
Setelah melewati banyak aral melintang, akhirnya Juna pun menerima pengakuan sebagai chef. Bahkan pemerintah Amerika sendiri mengakui Juna sebagai cfef yang hebat dalam urusan makanan sushi. Ia pun diberi gelar Sushi Chef.
Berpegang pada pengalaman panjangnya menjadi chef, maka Juna pun berpesan agar semua orang yang punya passion pada dunia masak-memasak jangan pernah kehilangan akal untuk berkreasi. Sebab menjadi seorang chef hebat itu sebenarnya tidak melulu harus melalui pendidikan tinggi. Juna sudah membuktikan itu semua. Faktor yang paling penting untuk meraih keberhasilan dalam hidup hanyalah sebuah tekad saja.
"Ketika kita memiliki tekad kuat, dan mau belajar demi mencapai tekad itu, maka masa depan akan kelihatan lebih cerah. Jangan pernah putus asa akan apa pun. Itulah yang hingga sekarang aku terapkan. Aku tidak pernah mau membatasi diri pada bidang makanan tertentu. Sebab aku yakin, aku mampu mengolah makanan apa saja menjadi nikmat," tegas pria single yang kini sudah menginjak usia 37 tahun.
Terkait dengan profesinya sebagai chef, Juna ternyata memiliki kenangan indah tentang masak bersama keluarga. Waktu kecil dulu, Juna ingat bahwa keluarganya memiliki kebiasaan untuk memasak bersama di hari-hari spesial. Semua orang dalam keluarga ambil bagian dalam memasak, setelah itu diakhiri dengan makan bersama di meja makan. Kebiasaan masak dan makan bersama itulah yang sangat membekas di memori Juna.
Harapan Juna, keluarga yang hidup di era modern dan serba sibuk dengan aktivitasnya, setidaknya bisa meluangkan waktu makan bersama keluarga. Sebab di waktu makan atau masak bersama itulah, harmonisasi tercipta.
Selasa, 14 April 2015
Life must go on
CINTA BERAKHIR BUKAN BERARTI SEMUA BERAKHIR
, saat seseorang mengalami putus cinta, tubuh melepaskan hormon stress yaitu hormon Norepinephrine dan Kortisol. Hormon Norepineprine dihasilkan oleh kelenjar adrenal, yang berfungsi untuk membuat kamu lebih waspada dan fokus. Sedangkan hormon Kortisol berfungsi untuk menentukan respon seseorang terhadap situasi yang menegangkan.
31 kalimat motivasi diri
Inspirasi hidup “31 Kalimat Motivasi Di Pagi Hari Untuk 31 Hari”
Ini kalimat-kalimat yang emang bagus banget untuk dibaca, dan digunakan untuk penyemangat diri…
1. Saya Berharga.
Saya berharga di mata saya dan orang lain, saya adalah orang berharga dengan banyak potensi dan kemampuan.
Saya mempunyai banyak kekurangan dan memilih menghargai diri saya berikut segala kekurangannya.
2. Saya bisa karena saya berpikir saya bisa.
Saya diprogramkan untuk berhasil, dan saya yakin saya adalah pemenang.
Hampir segala sesuatu dapat saya kerjakan dan percaya diri saya tanpa batas.
3. Saya orang yang penuh daya upaya.
Saya orang yang penuh daya upaya, tidak takut mengambi resiko dan peluang.
Saya penuh semangat, lebih baik mencoba walau gagal daripada tidak melakukan apa-apa.
4. Kata kesukaan saya adalah “mungkin”.
Saya percaya pada sesuatu yang mungkin, saya melihat kemungkinan dimana-mana.
Saya melihat hal yang baik di setiap situasi dan setiap orang.
5. Hari ini adalah hidup baru.
Sebagai orang yang berharga di mata Tuhan, diri sendiri dan orang lain,
segala kekhawatiran, keraguan,dan berbagai hal negatif dalam diri saya…
sudah BERLALU.
6. Saya orang yang penuh antusias.
Antusiasme saya menular kepada orang lain.
7. Saya selalu berkata positif.
Kata-kata saya selalu membangkitkan diri saya sendiri, saya memiliki kekuatan, kemampuan dan kualitas unggul.
8. Saya bahagia.
Saya berbahagia dan munyukai kehidupan yang baik.
Meskipun menghadapi tantangan dan badai kehidupan.
9. Saya ulet.
Saya terus maju dan ulet hingga saya berhasil. Apapun yang terjadi.
10. Hari ini pikiran saya positif.
Saya membekali pikiran saya dengan segala yang positif.
Membaca dan mendengar semua yang positif adalah kesukaan saya dan saya pantas untuk ini.
11. Tidak ada orang sempurna.
Saya menerima segala kekurangan saya.
Saya memperbaiki apa yang bisa.
Saya perbaiki dan menerima apa yang ada diluar kontrol saya.
Saya menerima diri saya apa adanya.
12. Saya berkomitmen.
Saya penuh dedikasi, saya menolak untuk biasa-biasa saja dan saya bekomitmen hingga saya berhasil.
13. Saya hidup berdasarkan prinsip berlian.
Dalam diri saya terdapat sifat-sifat berlian.
Saya unik, berharga, disukai orang, membawa terang, kehangatan dan warna bagi orang banyak.
14. Saya berpikir besar.
Imajinasi saya tanpa batas dan saya akan dapat mencapai lebih dari apa yang saya impikan sebelumnya.
15. Saya adalah magnet.
Saya menarik perhatian orang lain dan saya berpengaruh.
Saya belajar dari orang lain dan orang lain belajar dari saya.
16. Saya magnet uang.
Segala sesuatu yang saya inginkan sedang berjalan menuju diri saya dengan sendirinya.
17. Segala kesulitan akan berlalu.
Segala problem mempunyai batas waktu dan tidak permanen.
Saya adalah pemenang atas probem saya.
18. Saya berhasil.
Saya berhasil karena saya sukses dalam perjalanan bukan tujuan.
19. Saya tidak emosional.
Saya membuang emosi negaif seperti kasihan pada diri sendiri, takut, marah, benci, iri hati,dan depresi.
20. Hari ini mungkin hari terakhir saya.
Oleh karena itu saya selalu manjalani hari dengan baik, saya selalu mengutamakan hal penting dan bukan hal yang mendesak.
21. Saya membuat keputusan.
Keputusan saya adalah apa yang saya inginkan dalam hidup saya dan saya bertanggung jawab akan itu.
22. Fokus saya adalah sukses.
Sukses bagi saya adalah suatu sikap bukannya tindakan.
23. Saya murah hati.
Saya telah menerima banyak dalam hidup oleh karena itu saya juga berbagi kepada sesama.
24. Tidak pernah ada problem
Yang ada hanyalah kekurangan ide, saya berorientasi kepada solusi dan penuh ide kreatif dan cemerlang.
25. Saya berinvestasi pada diri sendiri.
Perkembangan diri adalah yang terpenting dalam hidup saya.
26. Saya orang berguna.
Terlepas dari apapun perkataan orang tentang saya, Tuhan menciptakan saya dengan sangat mengagumkan.
Oleh karena itu saya tidak frustasi untuk sekedar mendapat pengakuan dari orang lain.
27. Hadiah kepada diri sendiri.
Atas semua yang telah saya raih, saya harus memberikan reward kepada diri saya sendiri.
28. Pilihan saya ya.
Ya, karena saya orang yang optimis, saya memilih sisi terang dan positif.
29. Saya tidak keberatan membayar harga.
Saya berkorban untuk meraih mimpi saya, saya bersedia bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
30. Setiap hari saya mendapat berkat.
Saya menghitung berkat saya setiap hari untuk menyadari betapa beruntungnya saya, oleh karena itu saya bersyukur setiap hari karena berkat Tuhan berlimpah kepada saya.
31. Saya tidak mempermasalahkan hal yang sepele.
Hidup, problem dan tantangan saya lihat secara proporsional, karena saya orang yang penuh semangat dan percaya diri.
#inspirasi #motivasi #semangat #pagi #hidup
Rabu, 08 April 2015
Mencari jati diri
NILAI diri untuk HARGAI diri
Setujukah Anda, kalau ada sebuah benda yang khas, tidak ada dua yang menyamainya, kalaupun ada hanya mirip saja. Benda itu tentu unik, cantik dan antik. Nilainya pun sangat tinggi kalau diikutkan dalam pameran benda-benda antik.
Semua orang pasti sepakat dengan pernyataan di atas. Dan tahukah Anda sesuatu yang paling unik di dunia ini? Dia adalah Anda sendiri. Anda memiliki sidik jari yang khas dan tidak terimitasi, Anda memiliki banyak hal antik yang tidak akan Anda dapati pada orang lain. Tapi mengapa keunikan dan kekhasan yang kita miliki terkadang tidak mampu kita jual dalam harga uang layak?
Mari kita renungkan..
Pohon yang masih tegak kokoh di antara pohon-pohon lain di hutan tentulah bernilai lebih rendah dibandingkan nilai pohon yang sudah keluar dari hutan.
Nilai pohon yang sudah keluar dari hutan tentulah lebih rendah dibandingkan pohon yang sudah di belah menjadi kayu batangan.
Nilai kayu batangan pun tentu akan lebih rendah bila dibandingkan dengan sebuah kursi yang dibentuk dari batangan kayu tersebut.
Dan nilai kursi tersebut tentu lebih rendah dibandingkan kursi yang telah diukir sedemikian rupa dengan menghilangkan bagian-bagian kayu yang tidak diperlukan.
Dan kursi ukir yang masih berada di pabriknya tentu lebih rendah nilainya bila dibandingkan ketika kursi tersebut dibawa ke etalase toko yang mewah.
Jadi kunci utama nilai diri untuk meningkatkan seberapa besar harga diri kita adalah dengan melakukan :
1. Keluar dari zona kenyamanan dengan berani melakukan sesuatu yang baru
2. Keberanian untuk membentuk diri dengan menghilangkan bagian yang tidak berguna berupa sifat-sifat negatif yang selama ini menempel pada diri kita.
3. Keberanian untuk menempatkan diri pada tempat yang layak dengan kesiapan menerima tantangan dan hambatan dari pihak lain sehingga harga kita akan dinilai
Apalah artinya emas 24 karat yang masih dalam bentuk batangan. Gadis mana yang mau memakai emas batangan di lehernya?
Apalah artinya air jernih yang masih di mata air pegunungan. Manusia mana yang mau membelinya sebelum air tadi dibawa keluar dari mata airnya kemudian dikemas dalam bentuk air mineral?
Apalah artinya seorang yang bisa melakukan banyak hal namun selalu tidak mau melakukan banyak hal. Apalah artinya bisa membaca namun tidak mau membaca, bisa memasak namun tidak mau masak.
Kunci utama nilai diri untuk meningkatkan harga diri adalah KEMAUAN untuk mencoba sehingga BISA setelah mengalami berbagai kegagalan dan hambatan dari luar maupun dari diri sendiri.
Diantara hati ini
BICARA SOAL CINTA???
"Berawal dari sebuah kekaguman, menghantarkanmu pada rasa tak biasa?"
Ya , mungkin diantara kita sempat merasakan hal demikian yang seringkali kita namai dengan jatuh cinta.
Jatuh cinta? Hmm bicara soal cinta,rasanya tak ada satupun di dunia ini yang tak pernah merasakannya. Sejak manusia diciptakan, cinta itu telah ada atas kehendak-Nya. Ya, cinta itu tak pernah bosan untuk dibahas. Setiap syair banyak yang bertemakan cinta, setiiap lagu tak sedikit yang berkisah mengenai cinta, bahkan kisah-kisah tentang cintapun selalu dikenang dan abadi sepanjang masa. Cinta memang tak ada habisnya !
Membahas mengenai cinta, terkadang kita sebagai manusia apalagi seorang pemuda dengan status lajang kerap mengambil kesimpulan bahwa cinta itu hanya sebatas pada perasaan antara seorang laki-laki pada perempuan maupun sebaliknya. Bahkan tak sedikit dari kita yang mengekspresikan cintanya itu dengan memfollow budaya pacaran yang jelas-jelas telah Allah larang. Eits, pacaran di sini ialah pacaran sebelum halal, kalau yang sudah halal itu boleh-boleh saja bahkan sangat boleh :D
Kembali pada bahasan larangan pacaran. Kenapa Allah melarang pacaran? Jelas karena Allah jauh lebih Mengetahui kerugian-kerugian yang ditimbulkan dari pacaran. Pacaran itu selain menyita banyak waktu, ia juga menyita pikiran,air mata, perasaan dan uang. Benarkah? Tentu benar, karena setiap harinya kamu akan disibukkan dengan pikiran-pikiran tentang si dia, “sudah makan gak ya?” , “lagi ngapain ya?” , “sama siapa ya?” ,”baik-baik aja ngga ya?”, dan sejuta pertanyaan yang terkadang jika diperhatikan lebih seperti babysisternya yang harus selalu memantau kedaaan yang diasuhnya. Menyita waktu banget kan?
Selain itu air mata dan perasaan pun akan terkuras sia-sia. Contohnya saja saat kamu lihat si dia sama oranglain (yang padahal adik/kakaknya) jalan bareng, dengan seketika kamu yang katanya tengah terbakar api cemburu menjudge bahwa si doi sudah berselingkuh,menduakan,menghianati de el el, yang ujung-ujungnya pasti diakhiri dengan nangis bombay dan perasaan tersayat-sayat. (hmm merugikan kan ? -_- ) Coba kalau nangisnya karena cemburu lihat oranglain lebih deket sama Allah ketimbang kita, coba kalau nangisnya karena menyesali dosa-dosa kita, hmm pasti itu lebih baik kan dibanding nangis ga jelas?
Belum lagi jika kamu seorang cowok, otomatis mau tidak mau harus mengeluarkan uang kalau ngajak si doi jalan-jalan. Gengsi dong, masa cowok dijajanin ceweknya, itulah yang akan selalu terbersit dipikiranmu sampai kamu berani bohong sana-sini ke orangtua hanya demi menjajani si doi. Deuhh, coba kalau uangnya ditabung atau disedekahkan, jelas lebih manfaat kan?
Sahabat, cinta itu memang indah, namun alangkah lebih indah jika cinta itu kita persembahkan pada-Nya. Cinta itu memang anugerah, namun tidak lantas menjadikan kita sebagai hamba yang membangkang pada-Nya. Cintailah Allah, karena jika kita telah mencintai dan dicintai Allah maka cinta manusia pun dapat kita peroleh. Lain halnya ketika kita lebih mencintai manusia dibanding Allah, maka kita hanya memperoleh cinta manusia saja, sedangkan cinta Allah belum tentu dapat kita peroleh.
Allah tidak pernah melarang cinta itu untuk kita rasakan, yang Allah larang itu ialah ketika cinta itu malah menghantarkan kita pada dosa dan murka-Nya. Jadi, yang menimbulkan dosa itu bukan cintanya, melainkan sikap kita terhadap cinta yang kita rasakan itu. Karena apabila kita dapat mengelola cinta itu dengan baik, melandaskan setiap cinta karena-Nya, tidak lebih mencintai selain mencintai-Nya, tentunya kita akan memperoleh cinta dari-Nya dan ketika kita telah dicintai oleh Allah, maka seluruh alam pun akan mencintai kita. Tentunya kita menginginkan hal itu bukan? Karena karunia terbesar itu ketika kita sudah mencintai dan dicintai Allah.
So, masih mau mengejar cinta ‘semu’ yang ditawarkan manusia?
Masih mau melanggar aturan-Nya, hanya demi cinta yang sebenarnya tak lebih dari sekedar hasutan nafsu?
Yuk perbaiki, kembalikan cinta yang kita miliki pada Sang Pemilik Cinta, pada sang pemilik jiwa. Jadilah bagian dari para pemuda yang menahan diri sebelum mereka mampu untuk menghalalkan cinta yang ada. Para pemuda yang tak mudah mengatakan cinta, mengobral janji, apalagi pemberi harapan palsu. Jadilah bagian dari mereka yang hanya akan mengatakan cinta pada seseorang yang memang telah Allah takdirkan untuknya, telah Allah persatukan dalam ikatan pernikahan. Yuk menjadi pemuda yang lebih mencintai Allah dan Rasulullah di atas segala-galanya. Allah saja mereka cintai, apalagi kita? :)
#cinta #Allah #manusia #muslim #muslimah